Enough said: what's gone wrong with the language of politics?

Kebebasan berekspresi selalu memiliki rintangan, ia dibatasi oleh berbagai hal: negara, hukum, teknologi, hingga bahasa. Namun, munculnya media sosial telah meruntuhkan rintangan-rintangan itu, kebebasan berbicara seolah meledak. Masyarakat kini memiliki kebebasan untuk menanggapi berbagai isu tanpa penghalang. Sayangnya pemahaman akan kebebasan berekspresi itu masih buruk. Dalam buku ini, CEO New York Times Mark Thompson, memberikan analisis permasalahan itu. Ia berargumen bahwa ada ada jarak yang semakin lebar antara kekuasan politik dengan publik. Hal itu terjadi akibat ranah bahasa publik yang disalahgunakan dan disalahpahami. Thompson juga menggarisbawahi bahaya dari berbicara tanpa akuntabilitas, sekaligus mengkaji dampak positif kebebasan berekspresi yang mendorong keterlibatan publik di era modern ini.

No. Panggil W 32.019.5 THO e
Judul Enough said: what's gone wrong with the language of politics?
Penulis Thompson, Mark 
Terbit New York
Penerbit St. Martin's Press
Tahun Terbit 2016
Edisi
Kolasi 342 p; 25 cm.
ISBN 978-1-250-05957-4
Bahasa Eng
Subjek Politik, Opini publik, Kebebasan berekspresi, Bahasa, Retorika, Ilmu politik

Cara Penggunaan Buku

  1. Buku hanya dapat dibaca di Pusat Informasi Kompas (PIK).
  2. Operasional PIK setiap hari Senin-Jumat pukul 09:00-16:00, Sabtu pukul 09:00-14:00.
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.