Orang Padang Tionghoa: dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang

Masyarakat Tionghoa di Padang mempunyai kekhasan dalam konstruksi kehidupan sosial mereka. Setelah ratusan tahun hidup di kota Padang, mereka telah beradaptasi dan membentuk sistem kehidupan yang unik. Ada dua kongsi yang menjadi pilar masyarakat Tionghoa, yaitu gedang dan kecik, kelenteng sebagai pengikat moral dan penjaga peradaban, serta interaksi yang erat dengan masyarakat Minang berdasarkan kesamaan bahasa. Terjadi proses hibriditas budaya dan hasil dari proses adaptasi tersebut muncul ciri campuran Tionghoa dan Minang. Buku ini bertutur tentang masyarakat Tionghoa dan kehidupan mereka.

No. Panggil W 316.347(=581)(594.43) MAK o
Judul Orang Padang Tionghoa: dima bumi dipijak, disinan langik dijunjuang
Penulis Makmur, Riniwaty 
Damayanti, Diana (ed.)
Terbit Jakarta
Penerbit Penerbit Buku Kompas
Tahun Terbit 2018
Edisi
Kolasi xxii, 346 p: photos + tables; 21 cm (2 copies).
ISBN 978-602-412-418-2
Bahasa Ind
Subjek Sosiologi, Kelompok sosial, Minoritas etnis, Tionghoa
Padang, Sumatera Barat

Cara Penggunaan Buku

  1. Buku hanya dapat dibaca di Pusat Informasi Kompas (PIK).
  2. Operasional PIK setiap hari Senin-Jumat pukul 09:00-16:00, Sabtu pukul 09:00-14:00.
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.