Tahun
Hingga
Lokasi
Jakarta (89)
Indonesia (66)
Surabaya (16)
Bandung (14)
Malaysia (9)
Lainnya
  • Makassar (8)
  • Malang (7)
  • Semarang (6)
  • Thailand (6)
  • Australia (5)
  • Bogor (5)
  • Iran (4)
  • Haiti (4)
  • India (3)
  • Cirebon (3)
  • Magelang (3)
  • New York (3)
  • Pakistan (3)
  • Paris (3)
  • Austria (3)
  • California (2)
  • London (2)
  • Kyoto (2)
  • Beijing (2)
  • Hollywood (2)
Menampilkan arsip Kompas hari ini lima tahun yang lalu.
Silakan masuk/daftar untuk mendapatkan arsip lebih lengkap.
Menemukan 178 data.

Eksploitasi pasir besi di pantai selatan Jawa Barat, selain merusak lingkungan, juga menenggelamkan kehidupan sekitar 2 juta nelayan dan anggota keluarga mereka di kawasan itu. Nelayan kesulitan mendapatkan ikan karena biota laut yang selama ini menjadi makanan ikan telah hilang akibat kerusakan ekosistem perairan pantai. ”Pantai yang sudah rusak terutama di Kabupaten Tasikmalaya dan kini eksploitasi pasir... (DMU)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 22
0
0
Rp4.000,00

Dinas Kebersihan DKI Jakarta menargetkan penghentian sistem sewa truk untuk mengangkut sampah mulai tahun depan. Selain memboroskan anggaran daerah, cara itu tak efektif mengatasi persoalan pengangkutan sekitar 6.700 ton sampah per hari ke tempat pembuangan akhir di Bantargebang, Bekasi. Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Isnawa Adji, Senin (13/7), mengatakan, pihaknya menargetkan pembelian 355 truk baru pada Oktober 2015. Pemerintah daerah juga berencana mengalokasikan dana APBD Perubahan untuk membeli sekitar 600 truk lain. Dengan demikian, ada lebih dari 1.000 truk baru yang akan digunakan untuk mengganti truk-truk lama dan truk yang selama ini disewa dari pihak swasta. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan catatan ke Dinas Kebersihan atas pengalokasian Rp 400 miliar anggaran untuk menyewa truk. Namun, problem pengangkutan sampah tak tuntas. Masyarakat masih melaporkan adanya tumpukan sampah baik langsung ataupun melalui aplikasi Qlue. (MKN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 26
0
0
Rp4.000,00

Wali Kota Houston Annise Parker bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Senin (13/7), di Balai Kota Jakarta. Mereka membicarakan peluang kerja sama kedua kota. Parker menyatakan tertarik dengan pemanfaatan teknologi dalam Pemerintahan DKI Jakarta. ”Saya senang dengan minat Gubernur terhadap teknologi. Saya senang beliau memanfaatkan teknologi untuk menyelenggarakan pemerintahan,” katanya. Parker menuturkan, kota Houston di Texas, Amerika Serikat, masih berjuang menghadapi isu privasi warga saat ingin memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan kota. Warga kota, menurut Parker, tidak terlalu suka dengan kamera. Di Jakarta, Basuki berencana memasang ribuan kamera pengawas untuk memonitor situasi keamanan dan kinerja pejabat. Basuki berharap kedua kota bisa lebih banyak bekerja sama di bidang kesehatan. ”Penanganan mereka terhadap kanker bagus. Mereka juga punya pusat penanganan penyakit tropis,” ujarnya. (FRO)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 26
0
0
Rp4.000,00

Penilaian untuk Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 dilakukan dengan melihat cara kota mengambil langkah cerdas dalam tiga aspek, yakni perekonomian, sosial, dan lingkungan. Sebuah kota dianggap bisa menerapkan konsep cerdas dalam perekonomian apabila mampu memaksimalkan sumber daya dan potensi yang dimiliki demi meningkatkan kesejahteraan warganya. Pengelolaan aspek sosial dirasa berhasil jika masyarakat bisa menikmati keamanan, kemudahan, dan kenyamanan dalam berinteraksi, baik antarwarga maupun dengan pemerintah. Aspek lingkungan yang dipertimbangkan dalam penilaian meliputi pengelolaan lingkungan, energi, dan juga tata ruang. Penilaian kota cerdas akan dilakukan terhadap 98 kota di Indonesia dan semua satu per satu akan dimuat di harian ”Kompas”. Selanjutnya, akan diseleksi dengan menggunakan indikator dari data sekunder dan primer yang diturunkan dari ketiga aspek tersebut sehingga menghasilkan 15 kota yang terpilih pada seleksi tahap pertama. Kemudian, tim penilai akan melakukan survei lapangan guna menentukan tiga kota terbaik yang paling unggul dalam menerapkan kota cerdas.

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 22
0
0
Rp4.000,00

Mulai hari ini, Selasa (14/7) hingga Kamis (16/7), Indonesia menjamu Pakistan pada babak kedua Piala Davis Grup II zona Asia Oceania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta. Jadwal yang dimajukan tiga hari karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri itu akan mendahului laga lain dalam perebutan lambang supremasi tenis beregu putra dunia yang lazimnya berlangsung akhir minggu. Dalam sejarah tenis beregu putra Piala Davis, Indonesia... (Dwi Ari Setyadi)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 30
0
0
Rp4.000,00

Liverpool telah menyepakati kepindahan salah satu bintangnya, Raheem Sterling, ke Manchester City dengan mahar 68 juta euro atau Rp 1 triliun. Sterling kini menjadi pemain Inggris termahal sepanjang sejarah, sekaligus pesepak bola termuda dengan gaji tertinggi di dunia. Kabar mengenai kesepakatan transfer Sterling menjadi tajuk utama di berbagai media olahraga daring di dunia, tidak hanya di Inggris, Senin (13/7).... (JON)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00
Image

Selasa (14/7) ini, Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jakarta Timur akan menjatuhkan putusan akhir soal perkara pembekuan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga. Banyak yang berharap, produk hukum dari institusi penegak keadilan itu akan menyudahi drama konflik sepak bola nasional yang seolah tak berujung.Ada dua kemungkinan putusan yang akan muncul dalam sidang yang untuk kali pertama dalam sejarah sepak bola... (JON)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 31
1
0
Rp4.000,00

Presiden Joko Widodo tak ingin penetapan Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki dan komisioner KY, Taufiqurahman Syahuri, menjadi polemik berkepanjangan antarlembaga negara. Kepolisian Negara RI diharapkan segera menyelesaikan kasus hukum tersebut secara proporsional agar tak berlarut-larut. ”Presiden ingin masalah tak berkepanjangan. Selanjutnya, penanganan ini diserahkan kepada... (ANA; SAN; NDY; FAJ)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 05
0
0
Rp4.000,00

Jaksa Agung HM Prasetyo menuturkan, pengusutan dugaan kasus korupsi pengadaan 16 mobil listrik terus dilakukan. Petinggi tiga badan usaha milik negara yang mendanai program itu hanya menjadi saksi. ”Posisi mereka (BUMN) hanya penyandang dana. Mereka justru diminta untuk mendanai. Yang minta ini tentunya dari Kementerian BUMN,” kata Prasetyo, Senin (13/7). Dalam kasus ini, Kejaksaan menetapkan dua tersangka. Mereka adalah... (IAN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 05
0
0
Rp4.000,00

Penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara RI telah melengkapi keterangan saksi terkait dugaan korupsi yang dilakukan dua tersangka kasus penjualan kondensat antara Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi dengan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama. Kedua tersangka itu adalah mantan Kepala BP Migas Raden Priyono serta mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Finansial BP Migas Djoko Harsono.... (SAN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 14 Jul 2015

Hal. 05
0
0
Rp4.000,00
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.