Tahun
Hingga
Lokasi
Jakarta (66)
Indonesia (58)
Bogor (12)
China (11)
Australia (10)
Lainnya
  • Bandung (9)
  • Surabaya (9)
  • Malaysia (7)
  • Malang (6)
  • Semarang (5)
  • Palembang (5)
  • Thailand (4)
  • London (4)
  • Argentina (3)
  • Iran (3)
  • Beijing (3)
  • Paris (3)
  • New York (3)
  • Taiwan (3)
  • Abu Dhabi (2)
  • Vietnam (2)
  • India (2)
  • Bangkok (2)
  • Barcelona (2)
  • Kobe (2)
Menampilkan arsip Kompas hari ini lima tahun yang lalu.
Silakan masuk/daftar untuk mendapatkan arsip lebih lengkap.
Menemukan 169 data.
Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

Indonesia sangat luas, kaya, serta memiliki tingkat keragaman budaya, suku, dan agama yang tinggi. Dengan kondisi semacam itu, tugas membangun bangsa tidak bisa dikerjakan sendiri oleh satu atau segelintir kekuatan politik. Keberhasilan membangun bangsa membutuhkan kebersamaan para pemimpin. ”Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan penduduk 250 juta orang. Wilayah negara Indonesia juga sangat luas dan terdiri... (A Tomy Trinugroho; Stefanus Osa)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01, 15
4
1
Rp4.000,00

Hakim Mahkamah Konstitusi, yang kini tinggal tersisa delapan orang, diingatkan jangan sampai membuat kegaduhan politik dalam memutuskan uji materi Undang-Undang Pemilu Presiden terkait dengan pelaksanaan pemilu serentak dan ambang batas pencalonan presiden.Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tjahjo Kumolo, Selasa (21/1), mengingatkan, pada saat ini saja sudah banyak permasalahan terkait... (ANA; IAM; RYO; OSA; A01)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01
0
0
Rp4.000,00
Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image

Banjir yang melanda pantai utara Pulau Jawa telah mengganggu pasokan pangan. Untuk saat ini gangguan masih terjadi pada distribusi pangan. Khusus untuk padi, puluhan ribu hektar sawah terendam sehingga produksi padi musim ini terancam turun. Hingga Selasa (21/1) malam, daerah yang masih banjir di pantai utara Jawa adalah Karawang, Subang, dan Indramayu. Selain di beberapa tempat di Jawa Barat, banjir juga... (LAS; AHA; HEI; NIK; WIE; GRE; REK; RON; EGI; ADH; RUL; EVY; MAS; A05; A06; A07)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01, 15
6
1
Rp4.000,00

Lumpur pekat yang mengering masih menempel di bot yang dipakai Alfian (36). Meski sudah seharian, laki-laki berbadan tambun itu masih terus bekerja. Sesekali ia melongok ke dasar jurang sedalam lebih kurang 100 meter di tepi Jalan Raya Manado-Tomohon, Sulawesi Utara. Alfian adalah salah seorang warga yang spontan membantu evakuasi korban bencana longsor di Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulut. Di lokasi itu,... (ENG; APO; ZAL; REK; MHF)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01, 15
0
0
Rp4.000,00

Bencana alam banjir yang makin meluas di sejumlah daerah di kawasan pantai utara (pantura) Jawa tidak hanya menyengsarakan warga, tetapi juga mengganggu jalur distribusi barang, termasuk BBM dan gas. Kompas Siang hari ini kembali melaporkan bencana alam dan dampaknya yang luar biasa ini. Hasil pertandingan terakhir Australia Terbuka pun akan disajikan di halaman Olahraga.

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01
0
0
Rp0,00
Image
  • Image
  • Image

Banjir melanda sejumlah kawasan di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan pantai utara Jawa. Manado porak poranda akibat banjir bandang dan longsor. Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara juga meningkat dan tidak menentu kapan berhenti. Tidak terbilang lagi harta benda yang musnah akibat bencana alam. Dengan mempertimbangkan kondisi bencana tersebut, harian Kompas membuka kesempatan bagi yang ingin turut meringankan beban masyarakat yang menderita dengan...

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01
0
2
Rp4.000,00

Sebuah jembatan gantung sepanjang 50 meter di Kota Serang, Banten, putus. Akibatnya, sekitar 41 orang yang mayoritas ibu rumah tangga, pemuda, dan anak-anak tercebur ke Sungai Cibanten. Hal 15

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 01
0
0
Rp0,00

Daftar pemilih untuk pemilu legislatif, bahkan pada pemilu presiden yang kini sedang digodok Komisi Pemilihan Umum, akan menjamin warga yang tak berdokumen sekalipun bisa menjadi pemilih. KPU berjanji akan mengakomodasi semua warga yang telah memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih.Tak pandang apakah mereka punya syarat administratif, seperti Kartu Keluarga atau memiliki Nomor Induk Kependudukan.... (AMR)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
0
0
Rp4.000,00

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga di Tanah Air. Hal ini dilakukan dalam rangka membangun kemandirian industri pertahanan nasional. ”Jika Indonesia terus bergantung pada negara asing dalam pengadaan alutsista (alat utama sistem persenjataan), akan muncul bahaya karena negara pembuat alutsista telah mengetahui teknologi di dalamnya,” kata Kepala Staf... (A03)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
0
0
Rp4.000,00

Pemerintah dan DPR diminta merevisi Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ketentuan yang dianggap pasal karet itu dinilai telah mengekang kebebasan berpendapat publik dan pers di internet.Demikian benang merah diskusi publik ”Tantangan Kebebasan Berekspresi di Ranah Online” yang diadakan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) di Jakarta, Selasa (21/1). Menurut Direktur Elsam... (jon)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
0
0
Rp4.000,00

Petugas gabungan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror dan Kepolisian Daerah Jawa Timur membekuk dua terduga teroris di kawasan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Senin (20/1) malam. Keduanya dipastikan merupakan bagian dari jaringan Poso yang memasang target terhadap sejumlah pos polisi dan tempat hiburan malam di Surabaya.”Kedua pelaku itu jaringan Poso, anak buahnya Santoso. Kami masih kembangkan kira-kira motifnya apa dari kedua... (NIT; DIA; ILO; FER)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
0
0
Rp4.000,00

Terdakwa perkara terorisme terkait rencana peledakan Kedutaan Besar Myanmar, Sigit Indrajid alias Abu Yahya, divonis 7,5 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sigit, kata jaksa Heru Anggoro, Selasa (21/1), dituntut 8 tahun. Menurut Heru, majelis hakim berpendapat terdakwa melanggar Pasal 15 juncto Pasal 9 UU No 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dalam sidang sebelumnya yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Haryono, Heru... (FER)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
0
0
Rp4.000,00
Image

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ny Ani Yudhoyono, didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, berbincang dengan para pengungsi saat meninjau lokasi pengungsian korban banjir di Desa Purwadana, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang, Selasa (21/1). (RIZA FATHONI)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 02
1
0
Rp0,00
Image

Choel Mallarangeng mengatakan, pada 28 Oktober 2010, ia menerima uang 550.000 dollar Amerika Serikat dari Wafid Muharam, yang saat itu menjabat Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga. Choel baru menyerahkan uang itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi tiga tahun kemudianPernyataan ini disampaikan Choel, yang bernama lengkap Andi Zulkarnain Anwar Mallarangeng, saat menjadi saksi dalam persidangan perkara... (FAJ)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 03
1
0
Rp4.000,00

Dua politikus Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana dan Tri Yulianto, diduga terlibat langsung dalam upaya bagi-bagi tunjangan hari raya dari mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Rudi Rubiandini kepada anggota Komisi VII DPR. Sutan diduga bertugas melobi Rudi agar mau memberikan THR kepada anggota Komisi VII, sementara Tri diduga berperan sebagai yang menerima uang dan... (BIL)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 03
0
0
Rp4.000,00

Dewan Perwakilan Rakyat akan memilih seorang anggota Panel Ahli, yang bertugas menyeleksi calon hakim konstitusi, pada Februari mendatang. Calon itu akan berasal dari kalangan eksternal.”Insya Allah, bulan Februari terpilih Panel Ahli oleh DPR. Kami akan membicarakan (mekanismenya) pada hari Rabu atau Kamis,” kata anggota Komisi III DPR, Eva K Sundari, Selasa (21/1) di Jakarta.Menurut Eva, secara teknis, DPR dapat membuat pengumuman... (RYO; ANA)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 03
0
0
Rp4.000,00

Realistis di Tengah ”Badai””Jangan hanya diam. Jangan tiarap. Apa Saudara takut? Mungkin (mereka) yang takut dan tiarap itu adalah kader yang melakukan korupsi. Mengapa Saudara semua harus takut? Mengapa kita digebuki, dihabisi, harus takut?”Kegeraman yang memuncak itu disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat dalam temu kader Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 26 Oktober 2013. Lebih dari setengah jam, SBY membakar semangat kadernya untuk bangkit menghadapi... (Stefanus Osa; A Tomy Trinugroho)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 04
0
0
Rp4.000,00

Calon presiden yang bakal diusung Partai Demokrat akan ditentukan melalui survei tiga lembaga survei independen di bidang politik, marketing politik, dan industri. Survei dilakukan pada Januari dan April terhadap 3.000-5.000 warga yang tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Hasil survei akan diperingkatkan untuk menentukan siapa yang bakal diusung Partai Demokrat sebagai capres dalam Pemilu 2014.Anggota... (WSI)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 04
0
0
Rp4.000,00

Apa yang terjadi di sekitar kita akhir-akhir ini adalah peringatan akan hukum alam yang tetap, yaitu perubahan. Perubahan yang sebetulnya sudah diperkirakan terjadi. Namun, ketika perubahan itu benar-benar terjadi, kegagapan masih mewarnai kita hari-hari ini. Wajar. Perubahan kerap tidak mengenakkan. Dalam kegagapan itu, kita belajar. Pintu perubahan itu dibuka BJ Habibie, presiden ke-3 Republik Indonesia. Alasannya rasional, lantaran mendapati tidak... (Wisnu Nugroho)

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 04
0
0
Rp4.000,00

Walau dihantam kasus korupsi, Partai Demokrat belum ditinggal pemilihnya. Bukti bahwa sosok SBY masih dicintai.Anton DC | ‏@da_carolaSepertinya Demokrat akan sulit mengulangi masa kejayaannya seperti pemilu sebelumnya.Muhammad Dalhar | ‏@mbahdalharPartai Demokrat di awal-awal sangat gencar dengan jargon pemerintahan yang bersih dan melawan korupsi, tapi kenyataannya? Ckckck!D O S M A | ‏@DosmaSiregaRHeran dan bingung dengan Partai Demokrat yang selalu merasa paling membangun Indonesia.madon...

KOMPAS(Nasional) edisi Rabu, 22 Jan 2014

Hal. 04
0
0
Rp4.000,00
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.