Menampilkan arsip Kompas hari ini lima tahun yang lalu.
Silakan masuk/daftar untuk mendapatkan arsip lebih lengkap.
Menemukan 190 data.

Untuk mengoptimalkan dan memperbaiki jaringan irigasi 1 juta hektar guna meningkatkan produksi tanaman pangan, perlu dana Rp 15 triliun. Namun, untuk merealisasikan hal itu, kebijakan antar-kementerian serta antara pemerintah pusat dan daerah harus sinkron. Menurut rencana, perbaikan jaringan irigasi itu akan dikerjakan mulai 2015. Secara bertahap, perbaikan 3,3 juta hektar jaringan irigasi diharapkan selesai... (MAS; REK; HEN; GER; CHE; BAY)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00

Tahun 2015, pemerintah akan mulai membangun empat jalan tol. Pembangunan jalan tol sepanjang 186,21 kilometer tersebut memerlukan dana sekitar Rp 17,782 triliun.Empat ruas jalan tol tersebut adalah Pasirkoja-Soreang (Jawa Barat) sepanjang 10,57 kilometer (km), Pandaan-Malang (Jawa Timur) sepanjang 37,62 km, Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur) sepanjang 99,02 km, dan Manado-Bitung (Sulawesi Utara) sepanjang 39... (EGI)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00

Bantuan pemerintah yang disalurkan secara nontunai mulai berdampak. Sekitar 30 persen penerima bantuan justru menyisakan dana bantuan sebagai simpanan dalam bentuk uang elektronik.Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan hal itu, Senin (17/11), di Jakarta. ”Jumlah dana yang tidak ditarik penerima bantuan bervariasi. Namun, dengan fakta itu, kami yakin, dengan bantuan nontunai, penerima tidak akan menggunakan... (AHA)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00
Image

Warga menjemur ikan teri di halaman rumahnya di kawasan Teluk Carocok Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Senin (17/11). Ikan teri itu dijual dengan harga Rp 60.000 per kilogram. (ISMAIL ZAKARIA)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 17
1
0
Rp0,00
Image

Pekerja mengangkut beras konsumen dari toko beras grosir, di Banda Aceh, Senin (17/11). Harga beras mengalami kenaikan sekitar 5 persen di Provinsi Aceh dalam dua minggu ini. Di sejumlah pasar tradisional di Aceh, harga beras kelas III sekitar Rp 120.000 per zak (15 kilogram), kelas II sekitar Rp 130.000 per zak, dan kelas I sekitar Rp 140.000 per zak. Harga beras naik Rp 3.000-Rp 5.000 per zak. Kondisi ini akibat telah lewat masa panen dan banyaknya padi yang gagal panen ketika terjadi banjir dan longsor di sebagian besar Aceh dua minggu lalu. Berita di halaman 15 (ADRIAN FAJRIANSYAH)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 17
1
0
Rp4.000,00
Image

Harga beras, pangan kebutuhan pokok warga di Banda Aceh, naik sekitar 5 persen dalam dua minggu ini. Kondisi itu terjadi sebagai akibat lewat masa panen dan banyaknya padi yang gagal panen saat terjadi banjir dan longsor di sebagian besar Aceh dua minggu lalu.Kenaikan harga beras itu juga dipicu oleh rencana kenaikan harga bahan bakar minyak yang berlaku mulai Selasa (18/11) pukul 00.00. Demikian pantauan Kompas di sejumlah pasar... (DRI; BAY; ZAK; DKA; KOR; JUM; FRN; IRE; NIT; ZAL)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 15
1
0
Rp4.000,00
Image

Program 1.000 kapal Inka Mina periode 2010-2014 senilai Rp 1,5 triliun untuk pemberdayaan kelompok nelayan kecil perlu diaudit. Proyek kapal berbobot lebih dari 30 gros ton itu disinyalir diwarnai sejumlah penyimpangan antara lain salah sasaran dan tidak memiliki izin operasi.Demikian dikemukakan Kepala Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim Suhana, di Jakarta, Senin (17/11). Hal... (LKT)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
1
Rp4.000,00

Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, yang menurut rencana dibangun pada Februari 2015, mulai mengembangkan kawasan industri. Sehubungan dengan hal itu, PT Pelindo I dan PT Perusahaan Pemborong Bangunan, Niaga, dan Industri Moeis, menandatangani nota kesepahaman, di Jakarta, Senin (17/11). Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana mengatakan, setelah ini akan disusun konsep kawasan industri Kuala Tanjung dengan melibatkan... (WSI)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi garam yang hampir sama dengan Australia. Sebagai provinsi yang memiliki 1.192 pulau, NTT berpeluang menjadi salah satu daerah penghasil garam terbesar nasional. ”Hentikan wacana, saatnya kita bekerja. Saya minta kepala daerah yang mempunyai potensi garam di daerah itu bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mendorong terealisasinya pabrik garam. Kita benar-benar... (KOR)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Pemerintah menargetkan pada tahun 2017 seluruh pekerja rumah tangga migran sudah mengalami reorientasi jabatan dari informal ke formal. Hal ini bertujuan agar pekerja tersebut berdaya saing dan memiliki posisi tawar lebih. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Reyna Usman dalam diskusi bertema ”Revitalisasi dan Perbaikan Tata Kelola Tenaga Kerja Indonesia di Luar... (MED)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Pengadaan benih padi, jagung, dan kedelai unggul bantuan pemerintah kepada petani akan dilakukan melalui penunjukan langsung. Alasannya, untuk mengejar musim tanam padi pada musim hujan yang terlambat.Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian 2015 di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (17/11).Menurut Sofyan, sistem pengadaan benih melalui... (MAS)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Peran Dewan Kelautan Indonesia harus diperjelas agar tidak tumpang tindih dengan fungsi kementerian/lembaga dalam mengelola kelautan. Saat ini, pemerintah telah memiliki Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Badan Koordinasi Keamanan Laut yang disiapkan menjadi badan keamanan laut.Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Dewan Kelautan Indonesia (Dekin), di Jakarta, Senin (17/11). Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva... (LKT)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00
Image

Para pedagang berkomunikasi dengan telepon seluler (ponsel) di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Senin (17/11). Semakin terjangkaunya harga ponsel membuat warga semakin mudah memiliki dan berkomunikasi dengan ponsel. Berdasarkan data Biro Sensus AS (US Census Bureau), pada Januari 2014 terdapat 281 juta pengguna ponsel dari 251 juta penduduk Indonesia. (HENDRA A SETYAWAN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
1
0
Rp0,00
Image

Buruh nelayan menyiapkan kapal sebelum melaut di kampung nelayan Muara Angke, Jakarta, Senin (17/11). Nelayan kecil berharap pemerintah masih memberikan subsidi, terutama untuk bahan bakar minyak, agar biaya operasi mereka tetap murah. Sebanyak 98,7 persen dari total 2,7 juta nelayan di Tanah Air adalah nelayan kecil dengan kapal berbobot di bawah 30 gros ton. Mereka memasok 60-70 persen kebutuhan konsumsi ikan dalam negeri. (IWAN SETIYAWAN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 18
1
0
Rp4.000,00
Image

Tampil mendominasi dan bermain sangat rapi, Kroasia punya peluang bagus untuk mengalahkan tuan rumah Italia pada laga babak kualifikasi Piala Eropa Grup H di Stadion San Siro, Milan, Minggu (16/11). Namun, momentum itu lepas akibat kembang api yang dilempar suporter.Hal yang menyakitkan, kembang api itu bukan berasal dari pendukung Italia, melainkan suporter Kroasia sendiri. Akibat insiden pelemparan kembang... (OTW)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 31
1
0
Rp4.000,00

Arjen Robben kembali menari- nari di Amsterdam Arena. Penyerang sayap ini menjadi arsitek permainan Belanda saat menggilas Latvia 6-0 di kualifikasi Piala Eropa 2016, Minggu (16/11). Ini kemenangan penting untuk mengembalikan langkah skuad ”Oranye” menuju putaran final di Perancis. Robben melepaskan asis kepada Robin van Persie yang membuka kemenangan Belanda saat laga baru berjalan enam menit. Ini gol ke-49 Van Persie dari 96 laga.... (ANG)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00

Delapan belas tahun lalu, Ceko mencuri perhatian penggila bola dengan tampil di final Piala Eropa 1996 yang digelar di daratan Inggris Raya. Tim polesan pelatih Dusan Uhrin tersebut tampil di partai puncak menghadapi tim ”Panser” Jerman.Meski kalah 1-2 dan hanya menempati posisi runner-up, penampilan Ceko mendapat banyak pujian. Mereka bahkan mendapat julukan ”Kereta Cepat” karena alur permainan bola mengalir deras dari lini ke lini yang diakhiri dengan serangan... (OTW)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00
Image

Federasi Sepak Bola Afrika (CAF) memutuskan turnamen Piala Afrika 2015 berjalan sesuai jadwal meskipun dibayang-bayangi wabah ebola. Namun, keputusan ini dipertanyakan klub-klub di Eropa, khususnya di Bundesliga Jerman. Mereka risau para pemain yang berasal dari Afrika berisiko tertular virus mematikan itu.Borussia Dortmund adalah salah satu klub di Bundesliga yang mempertanyakan keputusan sepihak CAF itu. ”Saya benar-benar... (JON)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 31
0
1
Rp4.000,00
Image

Saat-saat awal tidak lagi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu mengaku sempat linglung. ”Selama 10 tahun, biasanya pagi-pagi, kan, sudah ke kantor dan sudah ada agenda di meja. Eh, ini pagi-pagi tiba-tiba enggak ada yang dikerjakan,” katanya sambil tertawa lepas saat bertemu di salah satu restoran di Kuningan, Jakarta Selatan, pekan lalu.Banyak sekali yang berubah sejak tidak jadi menteri. ”Sekarang, kan, tidak lagi... (AST)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 32
1
0
Rp4.000,00
Image

Pekan lalu merilis klip video lagu terbaru berjudul ”Tanpa Cinta”, Yovie & Nuno bersiap tour show sekaligus promo singel di sejumlah kota besar di Indonesia. Grup musik yang terdiri dari Dikta (vokal), Windura (vokal), Diat (gitar), dan Yovie (piano) ini akan menemui penggemarnya di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bandung. ”Latihan mental dan fisik sekarang,” ujar Dikta dalam perbincangan di Jakarta, Senin (17/11). Mental dan fisik disiapkan karena tur empat kota... (INU)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 18 Nov 2014

Hal. 32
1
0
Rp4.000,00
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.