Tahun
Hingga
Lokasi
Indonesia (83)
Jakarta (68)
Bogor (15)
Bandung (15)
Malaysia (9)
Lainnya
  • Australia (7)
  • Makassar (6)
  • Thailand (6)
  • Surabaya (6)
  • New York (5)
  • Malang (4)
  • Milan (4)
  • Argentina (3)
  • Liverpool (3)
  • India (3)
  • Palembang (3)
  • Semarang (3)
  • London (2)
  • China (2)
  • Madrid (2)
  • Nawa (2)
  • Kiev (2)
  • Donetsk (2)
  • Parma (2)
  • Qatar (2)
Menampilkan arsip Kompas hari ini lima tahun yang lalu.
Silakan masuk/daftar untuk mendapatkan arsip lebih lengkap.
Menemukan 181 data.
Image
  • Image
  • Image
  • Image

Pemerintah menilai, harga beras di pasar tidak realistis. Kenaikan harga terjadi akibat permainan pedagang yang memanfaatkan masa panen yang terlambat di sejumlah daerah. Untuk menstabilkan harga beras, pemerintah menggelar operasi pasar.Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Senin (16/2), di Jakarta, mengatakan, harga beras di pasar sekarang sudah tidak realistis.... (HEN; MAS)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
2
1
Rp4.000,00
Image
  • Image
  • Image

Pekerja berada di bagian fermentasi tetes tebu menjadi bioetanol di PT Energi Agro Nusantara (PT Enero), Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (16/2). PT Enero merupakan anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X. (HERPIN DEWANTO PUTRO)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
2
0
Rp0,00
Image

Dua gol Olivier Giroud memadamkan harapan Middlesbrough untuk melaju ke perempat final Piala FA. Striker tim nasional Perancis itu membawa juara bertahan Arsenal menyusul Liverpool ke putaran keenam. The Boro tidak mampu meredam gempuran lini serang ”The Gunners” seperti saat menyingkirkan Manchester City di putaran keempat. Giroud menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol dalam rentang dua menit. Gol pertama Giroud di menit ke-27... (ANG)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 31
1
0
Rp4.000,00

"Mari kita mendirikan fakultas kedokteran di Papua karena putra-putri Papua itulah yang nantinya akan berbakti di wilayahnya.”Pernyataan di atas adalah reaksi spontan dan tulus saya sebagai Menteri Kesehatan pada Kabinet Gotong Royong (1999-2004) ketika menjawab pertanyaan sejumlah pihak, khususnya anggota DPRD Papua. Pertanyaan mereka sederhana: mengapa pemerintah pusat tidak menyetujui adanya fakultas kedokteran (FK) di Papua? Pertanyaan ini... ( Achmad Sujudi)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 07
0
0
Rp4.000,00
Image

Dalam perseteruan KPK-Polri, pihak Polri berkukuh menerima pemberian itu bukan korupsi. Sebaliknya, KPK mengacu UU Tipikor yang menyebutkan tujuh bentuk tindak pidana korupsi, yaitu merugikan keuangan negara, suap, menerima gratifikasi, konflik kepentingan pengadaan, pemerasan, penggelapan, dan perbuatan curang. Baca uraian Lalola Easter dari Indonesia Corruption Watch dalam "Kriminalisasi Pasal Gratifikasi" di Kompas Siang, Selasa (17/2/2015).

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 07
1
0
Rp0,00

Sejumlah klub peserta Liga Super Indonesia (ISL), terutama yang telah mempersiapkan diri dengan baik, keberatan jika jadwal kick off ISL diundur sebagaimana direkomendasikan oleh pemerintah. Jika diundur, klub peserta mengaku akan menanggung kerugian. Untuk menyikapi persoalan ini, PT Liga Indonesia (LI), PSSI, dan perwakilan 18 klub ISL menggelar rapat darurat, Senin (16/2) malam. Mereka... (JON; B12)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00

LIONEL MESSI Di Balik Sengatan ”Hattrick” ”La Pulga”Hanya langit yang membatasi Lionel Messi. Si lincah ”La Pulga” terus menaikkan standar sepak bola modern dengan hattrick ke-23 di La Liga saat Barcelona mengempaskan Levante 5-0, Minggu (15/2). Ini juga hattrick ke-31 Messi di semua kompetisi, menyamai rekor mantan striker Athletic Bilbao Telmo Zarra.Rekor baru Messi ini menempatkan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dalam bayang-bayangnya. Ronaldo kini mencetak 23 hattrick di La... (ANG)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00

Juventus membuang peluang emas untuk memperlebar jarak dari rivalnya, AS Roma, setelah bermain imbang melawan Cesena 3-3, Minggu (15/2). Menghadapi klub yang terancam degradasi itu, Juve tampil di bawah standar dan beberapa kali membuang peluang gol, termasuk dari titik penalti. Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengatakan, para pemainnya tampil arogan melawan tim yang menempati peringkat ke-19 (dari total 20 tim) itu.... (JON)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 31
0
0
Rp4.000,00

Secara ikhlas, saya dan kawan-kawan guru nirpegawai negeri sipil (nir-PNS) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memperkenankan kami memperoleh tunjangan profesional sejak 2009. Sebagai informasi, saya menyampaikan bahwa sejak Desember 2011 saya mendapat SK Penyetaraan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bernomor 166695/A4.4/KP/2011. SK ini bertujuan menyetarakan jabatan dan pangkat saya dalam jabatan fungsional guru. (Agustinus Dapa Loka)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 07
0
0
Rp4.000,00

Sebagai nasabah all risk asuransi Sinar Mas, saya kecewa. Sejak mobil Nissan Grand Livina saya rusak akibat percobaan pencurian pada 18 November 2014, hingga saat ini belum tuntas kewajiban pihak Sinar Mas. Kaca pintu sudah diganti oleh bengkel yang ditunjuk setelah melalui proses yang bertele-tele (sampai menjengkelkan saya) oleh pihak Sinar Mas Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, bekas congkelan dan pintu yang rusak sama sekali tidak disentuh dengan alasan ”masih menunggu persetujuan kantor pusat”. (Muhammad Y Soepardi)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 07
0
0
Rp4.000,00

Ini pengalaman buruk saya di Plaza Telkom Sumur Bor, Jakarta Barat, 15 November 2014, ketika mengajukan permohonan telepon rumah dan Speedy. Saya dapat nomor permohonan 70441964 dan nomor pelanggan 31184762. Saya diminta menunggu petugas yang akan menghubungi saya dalam (maksimal) 21 hari kerja. Dua puluh hari kemudian saya mendapat SMS dari seseorang bernama Erik dengan nomor ponsel 081210440299. Katanya, ia ingin menyurvei dan meminta saya menyiapkan... (Edwin Chandra)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 07
0
0
Rp4.000,00

Pemerintah dan PT Freeport Indonesia akan berdiskusi lebih lanjut mengenai kemungkinan membuka jalan raya yang menghubungkan Timika di Kabupaten Mimika dengan Ilaga di Kabupaten Puncak, Papua. Pembangunan akses itu dapat memperpendek jarak tempuh sehingga bisa menurunkan tingkat kemahalan. Saat ini, akses dari Timika ke Grasberg di Kabupaten Mimika berada di dalam wilayah pengelolaan perusahaan pertambangan... (APO; IDR)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Kementerian Perindustrian menggagas pembentukan lembaga pengelola kawasan industri. Lembaga yang dikonsep berada di bawah koordinasi Kementerian Perindustrian itu berfungsi sebagai regulator dan eksekutor.”Kami sedang merumuskan kelembagaan ini. Jadi, lembaga ini seperti Industrial Estate Authority of Thailand,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Imam Haryono dalam Lokakarya... (CAS)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia siap membantu pendirian unit pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) di Papua. Pembangunan unit pemurnian oleh pemerintah daerah akan memberikan nilai tambah, terutama untuk peningkatan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo) Ladjiman Damanik mengatakan, rencana Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten... (APO; FER)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Industri Dihadang Bunga Tinggi Bunga pinjaman tinggi hingga saat ini masih menghadang pelaku industri di Indonesia. Kondisi ini turut menekan daya saing pelaku industri dalam negeri, baik untuk mengisi pasar domestik maupun ekspor. ”Persoalan dukungan moneter bagi sektor industri hingga sekarang memang belum selesai,” kata Kepala Pusat Pengkajian Kebijakan dan Iklim Usaha Industri Kemenperin Haris Firdaus di Yogyakarta, Senin (16/2). Haris mengatakan hal itu pada lokakarya... (CAS)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Larangan penjualan pakaian impor bekas seharusnya bisa menjadi momentum meningkatkan kualitas dan daya saing industri garmen nasional. Namun, momentum ini mengalami sejumlah kendala iklim industri. (MED)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

PT Pertamina Malaysia EP (PMEP), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang mengakuisisi enam blok minyak dan gas bumi di lepas Pantai Sabah dan Serawak, Malaysia, menargetkan akan menyumbang produksi minyak dan gas bumi 50.000 barrel setara minyak per hari (BOEPD) pada 2018. (APO)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bertemu dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Tenaga Kerja, perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), dan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) untuk membahas kebijakan yang dibutuhkan kalangan pelaku usaha sektor padat karya. Pada pertemuan yang diadakan Kamis lalu, pihak Apindo dan Aprisindo mengusulkan formula penetapan upah minimum setiap lima tahun. (NAD)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 18
0
0
Rp4.000,00
Image

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berbincang sebelum rapat terbatas bidang pariwisata bersama Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2). Rapat yang juga diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla itu membahas pengembangan sektor pariwisata di Indonesia. Berita di halaman 18 (WISNU WIDIANTORO)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 17
1
0
Rp0,00

Sengketa perbatasan antara Malaysia dan Indonesia merupakan isu sensitif yang bisa mengganggu hubungan kedua negara. Ada dua cara penyelesaian sengketa tersebut, yakni lewat proses teknis dan lewat komite khusus untuk penyelesaian sengketa bersama.”Tanpa kemauan politik, sampai kiamat, masalah itu takkan selesai,” kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zahrain Mohamed Hashim, dalam jumpa pers, di Jakarta, Senin... (CAL)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 08
0
0
Rp4.000,00

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (63), Senin (16/2), sukses menjalani operasi pengangkatan kanker prostat dan diharapkan akan mengalami penyembuhan menyeluruh pada pekan ini. Hal itu disampaikan kantor PM Singapura, Senin. Sehari sebelumnya, mereka mengumumkan, Lee akan menjalani operasi pengangkatan kelenjar prostat dan perlu waktu seminggu agar bisa pulih. Untuk sementara, pemerintahan dijalankan Wakil PM Teo Chee Hean. ”Operasi berjalan sangat lancar, dan ia diperkirakan pulih sepenuhnya,” kata Christopher Cheng, ahli urologi yang memimpin operasi di Singapore General Hospital, seperti dikutip dalam sebuah pernyataan. Dokter menjelaskan, kanker prostat Lee tidak terkait dengan kanker getah bening yang pernah dialaminya. Sebelumnya, pada tahun 1992, Lee didiagnosis menderita limforma atau kanker kelenjar getah bening. Kemoterapi akhirnya berhasil mengalahkan kanker ini. (CAL)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 08
0
0
Rp4.000,00

Feri Hongkong ”Sea Smooth” Lai Sai Ming (56), Senin (16/2), mulai menjalani hukuman penjara delapan tahun terkait kasus pembunuhan 39 orang dalam tabrakan feri tahun 2012. Ia dinyatakan bersalah dalam sidang pengadilan, Sabtu lalu, atas tabrakan antara feri berkecepatan tinggi yang dia kemudikan dan kapal pesiar di dekat Pulau Lamma. Lai sebenarnya juga dihukum penjara tambahan 18 bulan karena membahayakan keselamatan orang lain di laut. Namun, hukuman itu akan dia jalani bersamaan dengan hukuman delapan tahun itu. Adapun Chow Chi Wai (58), pengemudi kapal pesiar Lamma IV dengan 120 penumpang saat bertabrakan dengan feri, dihukum penjara sembilan bulan. Ia dinyatakan membahayakan keselamatan orang lain di laut. Chow dibebaskan dari dakwaan pembunuhan 39 orang. Tabrakan dua kapal itu adalah kecelakaan maritim terparah di Hongkong sejak tahun 1971 saat feri Hongkong-Makau tenggelam di Pulau Lantau dan menewaskan 88 orang (SAM)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 08
0
0
Rp4.000,00

Perdana Menteri Timor Leste Rui Araujo, Senin (16/2), resmi dilantik. Pergantian pemimpin tersebut terjadi setelah PM sebelumnya, Xanana Gusmao, mengundurkan diri pada awal Februari 2015, dan partainya mengajukan calon penggantinya dari kubu oposisi sebagai upaya untuk menghapus pertikaian politik. Rui Araujo sebelumnya adalah mantan menteri kesehatan, dokter yang pernah belajar di Selandia Baru dan figur oposisi Fretilin yang populer. Ia akan menjadi... (LOK)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 08
0
0
Rp4.000,00

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN masih seperti rimba belantara. Aturan yang diterapkan di kawasan itu bisa saja menguntungkan atau malah berbalik merugikan jika negara ini tidak siap dengan segala konsekuensinya. Salah satu sektor yang ekonomi yang perlu diwaspadai adalah perikanan. Dalam rencana pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), disepakati adanya percepatan perdagangan bebas di 12 sektor ekonomi. Salah satu sektor adalah perikanan. Sayang sekali sejak... (Bima Baskara)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00

Indeks Harga Saham Gabungan turun cukup signifikan 48,67 poin (0,91 persen) ke level 5.325, Senin (16/2). Sentimen negatif dari kondisi politik di Indonesia diharapkan tidak berlanjut dan melebar hingga mengikis optimisme atas prospek perekonomian nasional.Indeks dibuka menguat hingga 0,18 persen pada awal perdagangan ke level 5.384. Namun, pasar langsung bergerak turun sebagai respons... (BEN)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00

Kementerian dan lembaga negara masih banyak yang belum menggunakan sistem pengadaan barang dan jasa secara elektronik yang disediakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Padahal, sistem ini bisa mempercepat penyerapan anggaran sekaligus lebih transparan. Rendahnya tingkat realisasi proyek, terutama infrastruktur, merupakan persoalan klasik. Padahal, tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran... (LAS)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 17
0
0
Rp4.000,00
Image

Kondisi infrastruktur di daerah otonom baru hasil pemekaran cenderung stagnan dan harus menjadi perhatian pemerintah. Setelah pemekaran, justru makin banyak desa atau kelurahan yang tak memiliki infrastruktur transportasi darat yang bisa dilalui sepanjang tahun. Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin menjelaskan, pada 2011 terdapat 8.802 desa atau kelurahan yang infrastruktur transportasi daratnya,... (AHA)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 17
0
1
Rp4.000,00

Mantan Direktur Utama Bank DKI Winny Erwindia divonis empat tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan. Winny dinilai terbukti melakukan korupsi terkait penyaluran pembiayaan kepada PT Energy Spectrum, yang kemudian bermasalah.”Terdakwa Winny Erwindia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan... (FAJ)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 05
0
0
Rp4.000,00
Image

Seorang pejabat perusahaan badan usaha milik negara pernah bercerita, sejumlah anggota DPR sering minta uang kepada BUMN, baik untuk kepentingan masyarakat di daerah pemilihannya maupun kepentingan lain. Kondisi ini yang membuat BUMN seperti menjadi sapi perah. Menjelang pemilu, permintaan kepada BUMN ini bertambah banyak. Ada yang meminta untuk pembangunan jembatan, perbaikan jalan, sumbangan bahan kebutuhan pokok, dan kegiatan... (M FAJAR MARTA)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 05
0
1
Rp4.000,00
Image

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat (kanan) berbincang dengan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang melakukan kunjungan kehormatan di Gedung MK, Jakarta, Senin (16/2). Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin kerja sama sosialisasi empat pilar kebangsaan. (M AGUNG RAJASA)

KOMPAS(Nasional) edisi Selasa, 17 Feb 2015

Hal. 05
1
0
Rp0,00
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.