Bank Dunia dan IMF Serukan Langkah Penting dalam Kurangi Kemiskinan

KOMPAS edisi Senin 26 April 2004 Halaman: 14 Penulis: *; fey

Bank Dunia dan IMF Serukan Langkah Penting dalam Kurangi Kemiskinan

BANK DUNIA DAN IMF SERUKAN

LANGKAH PENTING DALAM KURANGI KEMISKINAN

Washington, Kamis

Masyarakat miskin di banyak negara memperoleh harapan untuk dapat lepas dari kemiskinan dan kemelaratan seandainya semua pihak yang terlibat dalam pembangunan, termasuk pemerintahan di negara miskin maupun kaya, segera mengambil tindakan yang diarahkan pada akar kemiskinan.

Demikian diungkapkan dalam laporan terbaru Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang siaran persnya diterbitkan Kamis (22/4) dari Washington, AS. Siaran pers diembargo hingga Sabtu waktu Washington.

Laporan yang disebut Laporan Pemantauan Global itu mengingatkan, berdasarkan kecenderungan yang ada saat ini, kebanyakan negara berkembang akan gagal mencapai sebagian besar sasaran Millennium Development Goals.

Millennium Development Goals terdiri atas sejumlah target upaya global dalam mengurangi kemiskinan dan memperbaiki layanan bagi masyarakat miskin, dengan sasaran waktu tahun 2015. Intinya, Millennium Development Goals bertujuan menghapus separuh jumlah kaum miskin pada tahun 2015.

Oleh karena itu, sebuah langkah penting dan mendesak perlu dilakukan, yang melibatkan semua pihak, yaitu negara-negara kaya dan miskin, serta lembaga-lembaga multilateral internasional, seperti Bank Dunia dan IMF.

Tiga elemen

Laporan Pemantauan Global mengajukan agenda yang terdiri atas tiga elemen mendasar. Pertama, mempercepat berbagai reformasi agar negara-negara di Afrika mencapai perekonomian yang lebih kuat, dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan itu hingga dua kali lipat.

Kedua, memberdayakan dan mengaryakan masyarakat miskin, dengan memperluas dan memperbaiki penyebaran atas kebutuhan hidup yang mendasar. Ketiga, mempercepat perwujudan Kesepakatan Monterrey, mencocokkan usaha-usaha reformasi melalui pembangunan di berbagai negara dengan dukungan dari negara-negara berkembang dan lembaga- lembaga internasional.

Laporan ini menekankan, negara-negara maju perlu menunjukkan kepemimpinan dengan melaksanakan janji-janji yang dibuat pada "Konferensi Monterrey Financing for Development" yang dilangsungkan tahun 2002. Ketika itu negara-negara maju berjanji untuk mendukung upaya reformasi yang ditempuh negara-negara berkembang, dengan cara meningkatkan bantuannya.

Terhitung sejak konferensi itu, dan mengacu pada peningkatan- peningkatan yang dicapai saat ini, bantuan yang sudah diberikan relatif lebih kecil dibandingkan dengan kebutuhan yang ada. Di samping itu, hambatan-hambatan dalam perdagangan juga membatasi ekspor negara-negara berkembang.

"Laporan itu memberi pesan yang jelas, yaitu inilah saatnya untuk bertindak, untuk melangkah lebih dari sekadar retorika dan secara nyata mewujudkan komitmen yang diidamkan dalam pertemuan Monterrey," kata Presiden Bank Dunia James Wolfensohn.

"The Millennium Development Goals merepresentasikan sebuah tantangan yang amat besar bagi negara-negara berkembang dan negara- negara industri. Itu bukanlah tantangan yang dapat dihindari dunia. IMF akan melakukan apa yang kami bisa untuk menolong negara-negara mengimplementasikan agenda yang tersusun dalam laporan ini," kata Anne Krueger, Direktur Pelaksana IMF. Laporan Pemantauan Global 2004 itu akan menjadi isu utama yang didiskusikan oleh Komite Pembangunan pada pertemuan tahunan IMF/Bank Dunia, 24-25 April di Washington. (*/FEY)

Cara Penggunaan Artikel

  1. Penggunaan artikel wajib mencantumkan kredit atas nama penulis dengan format: ‘Kompas/Penulis Artikel’.
  2. Penggunaan artikel wajib mencantumkan sumber edisi dengan format: ‘Kompas, tanggal-bulan-tahun’.
  3. Artikel yang digunakan oleh pelanggan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan persetujuan dari Kompas.
  4. Artikel tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  5. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjualbelikan artikel tanpa persetujuan dari Kompas.

Cara Penggunaan Infografik Berita

  1. Penggunaan infografik berita wajib mencantumkan kredit atas nama desainer grafis dengan format: ‘Kompas/Desainer Grafis’.
  2. Penggunaan infografik berita wajib mencantumkan sumber edisi dengan format: ‘Kompas, tanggal-bulan-tahun’.
  3. Infografik Berita tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  4. Data/informasi yang tertera pada infografik berita valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan data oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  5. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan infografik berita tanpa persetujuan dari Kompas.
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.