Diusulkan, Sea Games Menjadi Asean Games * SEA Games XIX Jakarta

KOMPAS edisi Minggu 12 Oktober 1997 Halaman: 26 Penulis: -

Diusulkan, Sea Games Menjadi Asean Games * SEA Games XIX Jakarta

DIUSULKAN, SEA GAMES MENJADI ASEAN GAMES

* SEA Games XIX Jakarta

Jakarta, Kompas

Nama SEA Games secara informal diusulkan menjadi ASEAN Games, mengingat pesta olahraga tingkat Asia Tenggara tiap dua tahun sekali itu kini sudah diikuti 10 negara. Usulan informal itu diutarakan Menpora Hayono Isman di hadapan 10 menteri olahraga dan yang mewakilinya atau pejabat setingkat, pada pertemuan informal yang berlangsung Sabtu (11/10), di Jakarta.

"Kami mencoba mencapai visi yang sama dan bagaimana SEA Games dikembangkan di masa-masa datang. Sebagai contoh kini ada sembilan anggota SEA Games, ditambah Kamboja yang ikut SEA Games XIX. Kami membahas berbagai kemungkinan termasuk usulan dari Sekjen ASEAN, Dato' Ajit Singh untuk menukar nama SEA Games menjadi ASEAN Games. Tetapi ini masih usulan informal dan akan dibahas lagi dalam pertemuan Menteri Olahraga se-ASEAN di Kuala Lumpur," ujar Menpora.

Pertemuan antarmenteri itu akan merupakan pertemuan formal pertama antarmenteri olahraga se-ASEAN plus Kamboja. Pertemuan itu akan didahului dengan pertemuan antarpejabat tinggi (Senior Official Meeting/SOM).

Dalam pertemuan itu, hadir Menteri Olahraga Brigjen Sein Win (Myanmar); Governor of Sports Authorities of Thailand Dr Sukchye Tapsuwan (Thailand); Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Tan Sri Haji Mubyiddin bin Haji Moh. Yassin; Ketua Komite Olahraga Nasional Laos yang juga Menteri Olahraga Laos, Khampone Phanongsa (Laos); Ketua Komisi Olahraga Filipina, Dr Philip E. Juico; pejabat setara menteri olahraga dari Vietnam, Ha Quang Du; serta Abdullah Tarmugi, Menteri Pembangunan Komunitas Singapura.

Melihat perkembangan SEA Games yang kini diikuti 10 negara, juga dibicarakan kemungkinan untuk mengubah peraturan tentang dukungan negara akan suatu cabang yang akan dipertandingkan. "Kini syaratnya harus empat negara setuju. Apa tidak sebaiknya itu dijadikan lima negara harus setuju sebelum diputuskan untuk dipertandingkan?" ujar Menpora.

34 cabang merepotkan

Menpora mengakui, dengan dipertandingkannya 34 cabang olahraga seperti pada SEAG XIX di Jakarta ini, tuan rumah memang repot. Terutama untuk Indonesia, karena waktu persiapan singkat, dan dananya terbatas. Akibatnya, penyelenggaraan menjadi tidak sempurna.

"Misalnya untuk bulu tangkis tidak semestinya mendapat tempat pertandingan di gedung latihan," ujarnya memberi contoh.

Menurut Menpora, 34 cabang yang dipertandingkan, menunjukkan keinginan untuk mengejar medali sebanyak-banyaknya. "Padahal di Brunei Darussalam dua tahun mendatang, hanya akan dipertandingkan 20 cabang," katanya. "Dengan 34 cabang, akan merepotkan tuan rumah SEA Games seperti negara-negara kecil Brunei, Vietnam, Laos karena infrastruktur dan sumber daya manusia mereka tidak cukup," tambah Hayono.

Juga diungkapkan, dalam pertemuan itu, Menpora menyatakan kegembiraannya karena, "Ada semacam kesepakatan di antara para menteri untuk mengikuti pandangan Presiden Soeharto. Dalam arena ini jangan hanya mengejar emas untuk juara umum tapi bagaimana untuk memecahkan rekor dunia melalui SEA Games," ujarnya.

Pembicaraan juga menyangkut cabang prioritas di Asia Tenggara. "Kami akan mempertimbangkan apa saja dan bagaimana cabang prioritas bisa ditentukan dengan baik," ujarnya. Yang jelas, katanya, cabang prioritas diarahkan pada cabang-cabang Olimpiade, baru cabang Asia, disusul cabang regional.

Tapsuwan dari Thailand menyatakan dukungannya terhadap usulan yang diungkapkan Menpora, menyangkut tujuan untuk mengangkat prestasi para atlet Asia Tenggara melalui SEA Games secara bersama-sama, dan bukannya mengejar medali sebanyak-banyaknya.

"Saya akan segera bicara dengan pihak-pihak yang berwenang dan yang terlibat dengan olahraga di negeri saya," ujar Tapsuwan. "Kami juga akan membuat program bantuan pelatih antarnegara, untuk membantu meningkatkan prestasi atlet kita," katanya.

Selain itu, pertemuan juga menyinggung kerjasama untuk memasyarakatkan cabang-cabang tradisional seperti thai boxing dari Thailand, dan pencak silat dari Indonesia.

"Pemasyarakatan harus dilakukan bersama-sama, dan harus bekerja sama untuk membawa cabang itu bisa dipertandingkan di Olimpiade," ujarnya. *

Foto:1 Kompas/kr

BENDERA SEA GAMES - Seandainya usulan informasi untuk mengubah nama SEA Games menjadi ASEAN Games diterima, mungkin akan terjadi pula perubahan pada bendera SEA Games. Tampak dua tahun lalu bendera SEA Games hendak dikibarkan pada SEAG XVIII di Chiang Mai, Thailand.

Halaman B

Cara Penggunaan Artikel

  1. Penggunaan artikel wajib mencantumkan kredit atas nama penulis dengan format: ‘Kompas/Penulis Artikel’.
  2. Penggunaan artikel wajib mencantumkan sumber edisi dengan format: ‘Kompas, tanggal-bulan-tahun’.
  3. Artikel yang digunakan oleh pelanggan untuk kepentingan komersial harus mendapatkan persetujuan dari Kompas.
  4. Artikel tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  5. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjualbelikan artikel tanpa persetujuan dari Kompas.

Cara Penggunaan Infografik Berita

  1. Penggunaan infografik berita wajib mencantumkan kredit atas nama desainer grafis dengan format: ‘Kompas/Desainer Grafis’.
  2. Penggunaan infografik berita wajib mencantumkan sumber edisi dengan format: ‘Kompas, tanggal-bulan-tahun’.
  3. Infografik Berita tidak boleh digunakan sebagai sarana/materi kegiatan atau tindakan yang melanggar norma hukum, sosial, SARA, dan mengandung unsur pelecehan/ pornografi/ pornoaksi/ diskriminasi.
  4. Data/informasi yang tertera pada infografik berita valid pada waktu dipublikasikan pertama kali, jika ada perubahan atau pembaruan data oleh sumber di luar Kompas bukan tanggungjawab Kompas.
  5. Pelanggan tidak boleh mengubah, memperbanyak, mengalihwujudkan, memindahtangankan, memperjual-belikan infografik berita tanpa persetujuan dari Kompas.
Lupa Password
Silakan masukan alamat E-mail Anda. Kami akan mengirimkan password baru ke E-mail tersebut
Email
Set Ulang Sandi berhasil
Kata sandi telah berhasil dikirim ke alamat E-mail Anda.